“K-kok be-bersinar?” teriak Neko takut. Dia meremas kalungnya dan mengingat-ingat ketika mamanya memakai kalung itu. Kalung itu juga bersinar. Neko menanyakan mamanya, “Ma, kok bersinar?” Mama Neko menjawab sambil tersenyum, “Neko, kalung ini akan bersinar kalau kamu suka seseorang dan jatuh cinta” “Jatuh…cinta……” gumam Neko. Sambil terus meremas kalungnya, dia berbisik kecil, “I’m a stars of love!”
Tiba-tiba, ada cahaya terang menyelimuti kamar Neko. “Uwah! Cahaya apa ini!!!!!” teriak Neko, seraya menutupi matanya. Syuuutt… “Neko melihat di kaca. “A-apa?!!! Te-telinga ku-kucing!” jerit Neko panik. Dia memutar balik badannya, “AAHH!!! SAYAP!” teriak Neko lagi. Dia meraba-raba sayapnya. Jangan-jangan aku bisa terbang? Pikir Neko curiga, Dia meloncat kecil ke udara. Tubuhnya terasa sangat ringan. Neko terbang!
”A-aduh! Aku bisa terbang! Tapi mana mungkin aku bisa terbang! Aku nggak percaya ka-“ BRRUUKKK! “Aduh, sakit! Kok tiba-tiba jatuh sih?” Neko mengerang. Tiba-tiba dia melihat di kaca kalau sayap dan telinga kucing nya sudah hilang! “Kemana mereka ya? Kok tiba-tiba menghilang sih? Jangan-jangan cuman ilusi-ku!” gumam Neko, sambil mengusap-usap kakinya yang terpelintir.
GUBRAK! “Arrrggghhh! Dari tadi aku jatuh terus!” omel Neko. Kali ini dia tidak bisa bangun. “ma-maaf! A-apa kamu Neko Usagi?” Tanya seekor kucing putih yang imut sekali. “Ku-kucing yang bisa bicara!! AAHH!!!” Neko langsung pingsan. Beberapa jam kemudian…..”Neko! Kamu nggak apa-apa?” Tanya sebuah suara. Nenek! Perlahan Neko membuka matanya. “Iya Nek. Neko tadi kecapekkan saja kok!” Neko beralasan. “ya sudah. Nenek pergi dulu sebentar ya. Jaga diri!” sahut nenek sambil menutup pintu. Aku di…rumah sakit ya? Aku merepotkan nenek nih.
“Sudah bangun?” kata kucing putih yang tadi. “AAAHH!! Kamu kok ada disini?” teriak Neko, benar-benar bingung. “Iya, aku ikut nenek mu tadi. Kita naik ambulans. Lagipula, kan aku nggak bisa dilihat manusia biasa. Aku hanya bisa dilihat orang yang mempunyai kekuatan stars of love. Buktiku adalah kalung bintang yang kupakai ini!” kata kucing itu menunjuk kalung yang dipakainya. Kalungnya…sama denganku…. “Oh iya ! Kamu siapa sih? Kamu mau apa denganku?” Tanya Neko. Kali ini sedikit tenang.
“Namaku Starry. Aku perempuan dan aku adalah dewi kucing yang diutus untuk memndampingi mu. Setiap pengguna bintang juga punya kucing mereka sendiri! Karena kamu baru, aku akan membimbing mu untuk menggunakan kekuatan stars of love dengan baik. Dan seperti yang kukatakan tadi, dewi-dewa kucing tidak bisa dilihat oleh manusia biasa. Mamamu adalah tuanku dulu. Dan sekarang adalah giliran kamu. Neko, stars of love adalah kekuatan yang hanya bisa kamu lakukan ketika hatimu dipenuhi rasa cinta dan kesenangan. Kalau kamu sudah cukup mengerti akan kekuatan ini, kalungmu sudah tidak diperlukan lagi untuk mengeluarkan seranganmu.
Tugasmu hanya untuk menyerang setiap orang yang memakai kalung bintang berwarna hitam. Mereka adalah orang-orang yang akan menarik mengambil orang-orang yang punya kekuatan stars of love. Seperti mamamu yang diambil oleh mereka. Panggilan mereka adalah ‘stars of the dark’. Mereka bisa menipu dan mengambil kalungmu. Hati-hati terhadap mereka! Kalungmu juga akan merubah mu menjadi ‘cat-angel’. Kamu akan mempunyai buntut kucing, sayap, telinga kucing, kostum , dan tongkat kekuatan stars of love. Manusia biasa tidak bisa melihat mu berubah!” cerita Starry panjang lebar. “Oke! Aku mengerti!” ucap Neko. “Tapi bagaimana kamu bisa tahu namaku?” “Gampang. Namamu ada di daftar ‘pengguna stars of love yang baru’,” jawab Starry.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar