“AAAAAHHH!!!! Kok aku ada disini?” teriak Chacha kaget. “Selamat dating di Fantasy Fairy land” kata seseuatu yang jauh lebih kecil daripada Chacha. Ukurannya hanya sebesar boneka terkecil yang dimiliki Chacha. Tapi…….ups! Ternyata dia punya sayap. Artinya……..peri! Chacha tidak bisa membayangkan kalau sekarang dia ada di dunia peri, dunia yang diimpikannya. Tiba-tiba lamunannya dibuyarkan oleh peri itu, “ Halo! Namaku Mahiru-chan. Panggil saja Mahiru. Aku adalah asisten ratu Tira,” ujar Mahiru panjang lebar.
“Lalu kenapa aku bisa ada disini?” tanya Chacha yang masih tidak mengerti. “Perimu sudah berkata kepadaku, kalau kamu menemukan pertamanya di rumahmu. Jadi, aku terpaksa harus menyihirmu di tengah malam agar bisa sampai kesini,” cerita Mahiru. Chacha lalu melihat ke sekeliling nya, banyak peri yang memakai kostum-kostum unik. Mereka semua bekerja. Ada peri salju, Peri hujan, dan banyak yang lain. “periku, peri apa ya?” pikir Chacha.
“Ehem,,,Cha, ini ada sebuah diary untukmu. Kamu harus menulis diary itu setiap kali kamu menemukan sesuatu yang mengherankan. Perimu pasti akan muncul setelah kamu selesai menulis. Dan ini ada sebuah kantung serbuk ajaib. Kamu harus menggunakan ini baik-baik di saat kamu sedang dalam bahaya besar. Jangan lupa untuk menaburkan serbuk ini di atas Kristal yang kau temukan itu! ,” ujar Mahiru, seraya menyodorkan sebuah buka (diary) dan sebuah kantung ajaib itu.
“Baiklah. Tapi bagaimana caranya agar aku bisa pulang?” tanya Chacha yang sekarang bingung. “Tebarkan sedikit dari serbuk ajaib itu ke atas kepalamu,” kata Mahiru. Lalu Chacha menaburkan serbuk itu di atas kepalanya, seperti yang diperintahkan kepadanya. Dan wush…sebuah angin mendadak datang dan melingkari tubuh Chacha. Sambil berbisik, Chacha berkata, “Selamat tinggal.”
Dukk…Gluduk……Chacha terjatuh dari tempat tidur-nya. “Pasti ini mimpi,” ujar Chacha masih memikirkan hal yang tadi. Tetapi, Chacha melihat sebuah buku dan sebuah kantung yang sama persis seperti yang diberikan oleh Mahiru. Setelah Chacha sadar, dia masih memikirkan perinya. Apa perinya ada di kamarnya? Tapi pikirannya terusik dengan sebuah kalimat yang diuucapkan Mahiru tadi, “Jangan lupa untuk menaburkan serbuk ini di atas Kristal yang kau temukan itu ya!” Ha! Kristal nya!
Chacha lalu mengobrak-abrik lacinya! Duh, kemana ya! Oh, iya! Ada di lemari baju! Dia segera mencarinya. Akhirnya Chacha menemukannya. Dia lalu menaburkan serbuk itu sedikit sekali di atas Kristal itu. “Lho! Kok ga ada yang muncul?” tanya Chacha dalam hati, “Ahhh, coba lagi! Kali ini harus lebih banyak!” Wuuussshhh! Sebuah sayap biru mulai bersinar di situ. Sebuah muka kecil yang imut muncul dan dia memegang sebuah tongkat. ( tongkat sihir ). Dan…ada sebuah Kristal kecil di atas tongkat itu ! Dia seorang…… peri!!! “Hai! Wah, akhirnya aku bebas kembali, senangnya!” ujar peri itu. “ Kamu peri-ku?” tanya Chacha. “ Ya dong! Namaku Ichimiya-chan. Kristal yang kamu temukan itu adalah tongkat sihir-ku. Aku disihir oleh Jack Evilist. Dia mengurung-ku di sini. Hanya kamu yang bisa membebaskan-ku. Karena kamu adalah tuanku,” cerita Ichimiya panjang lebar…..
Bersambung….. Siapa Jack Evilist? Mari kita cari tahu di ……… chapter 4 ! Yuk!
Akhirnya selesai juga....Sebenernya sih lagi ga mood, tapi rasanya juga pengen bikin. Jadi..... TADAAA!! Chapter 3 slesai. Tunggu chapter 4 yaa!
BalasHapusnice! gasabar nunggu yang selanjutnya :D
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusHohohoho..makasih yaa!
BalasHapus